UJI TINGKAT KESUKAAN YOGHURT YANG TERBUAT DARI SUSU KACANG KEDELAI (Soyghurt) DENGAN PENAMBAHAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Polyrhizus L.)
Keywords:
buah naga, kualitas produk, susu kedelai, uji organoleptic, yoghurtAbstract
Buah naga merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah beriklim tropis kering. Pertumbuhan buah naga dapat dipengaruhi oleh suhu, kelembaban udara, keadaan tanah dan curah hujan. Yoghurt adalah produk susu hasil fermentasi oleh mikroba bakteri. Fermentasi dari laktosa menghasilkan asam laktat yang bekerja pada protein susu, sehingga membuat yoghurt lebih padat serta memiliki tekstur, citarasa, dan aroma yang khas. Seiring dengan perkembangan teknologi pangan, susu nabati mulai diperkenalkan sebagai bahan alternatif pembuatan yoghurt yang nilai gizinya tidak kalah dibandingkan dengan yoghurt susu hewani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (kuasi). Populasi dari penelitian ini adalah susu kacang kedelai yang diolah menjadi yoghurt. Adapun sample yang diambil untuk penelitian ini adalah susu kacang kedelai yang dijadikan yoghurt lalu ditambakan dengan buah naga yang digunakan dalam eksperimen. Pengolahan data yang diperoleh pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program microsoft excel dan SPSS versi 25,0. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa perlakuan menambahkan ekstrak buah naga merah sebesar 15% dan 25% berpengaruh terhadap perubahan kualitas yang terjadi pada yoghurt berbahan susu kacang kedelai. Dengan hanya melakukan pembedaan penambahan 15% dan 25% dapat membuktikan adanya pengaruh terhadap perubahan kualitas pada yoghurt berbahan susu kacang kedelai. Dengan dilakukannya uji organoleptic, para responden lebih cenderung mengatakan bahwa tekstur, aroma, warna dan rasa dari yoghurt berbahan susu kacang kedelai yang ditambahkan dengan ekstrak buah naga merah dapat diterima dan dikonsumsi layaknya yoghurt pada umumnya.
