PENGEMBANGAN MAKANAN TRADISIONAL LUMPIA SEBAGAI PRODUK WISATA KULINER DI KOTA SEMARANG

Authors

  • Saleha STIEPARI Semarang
  • Soetomo STIEPARI Semarang
  • Hendrajaya STIEPARI Semarang

Keywords:

lumpia, makanan tradisional, pengembangan, wisata kuliner

Abstract

Faktor-faktor apakah yang dipertimbangkan masyarakat mengkonsumsi makanan tradisional lumpia menjadi produk wisata kuliner di Kota Semarang? Bagaimana pengembangan makanan tradisional lumpia sebagai produk wisata kuliner Kota Semarang Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, salah satu, penentuan lokasi penelitian di Kota Semarang. Ditemukan 5 lokasi warung/gerai/restoran lumpia Kota Semarang, dari 5 lokasi warung/gerai/restoran lumpia yang ditemukan dipilih 3 warung/gerai/restoran sebagai objek penelitian ini dengan mempertimbangan penyebaran lokasi warung yaitu, Gang Lombok, Jl. Pemuda, dan Jl. Gajah Mada. Sumber data berupa data primer dan data sekunder dengan tehnik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi, sedangkan alat untuk menganalisa data yaitu menggunakan Trianggulasi Data. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dalam rangka menjawab masalah menunjukaan bahwa secara umum bauran pengembangan yaitu produk, tempat, harga, promosi, pelayayanan dan kebersihan sebagai factor eksternal yang mempengaruhi masyarakat mengkonsumsi lumpia, sedangkan sebagai factor internal adalah perilaku, gaya hidup, dan demografi Adapun pengembangan lumpia sebagai produk wisata kuliner dapat dikembangkan melalui 2 cara, yaitu sebagai adaptasi pengolahan, seperti classical cooking, nouvelle, cuisine, fusion food, courtesy food, peningkatan kualitas melalui presentation, taste, and flavor, texture, temperature, color of food, dan character of food. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah adaptasi pengolahan dapat dilakukan dengan tetap mempertahan aspek tradisionalnya, meningkatkan fasilitas warung/gerai/restoran untuk keamanan dan kenyamanan konsumen.

Published

2023-02-21