DESAIN SISTEM REKOMENDASI PUTUSAN PERKARA PIDANA
Keywords:
Business Intelligence, Data Warehouse, Smart system, Data analystAbstract
Sebanyak 79 persen kasus korupsi tahun lalu didakwa dengan hukuman ringan, yakni di kisaran 1-4 tahun penjara (Katadata.co.id, 2019). Padahal kita ketahui bersama terdapat beberapa tindakan kriminal yang dikategorikan luar biasa (Extraordinary Crime) karena berdampak terhadap kehidupan masyarakat luas, yakni : tindak pidana terorisme, narkotika dan tindak pidana korupsi. Dalam artikel ini akan membahas design yang diajukan untuk membuat dashboard putusan pidana. Dengan adanya sistem rekomendasi bagi putusan perkara, maka dapat tercipa sistem yang terbuka dan bisa dilakukakan analisis gap yang terjadi pada setiap keputusan hukum yang diambil pada setiap partisipan yang terlibat.
References
Anshari, A. (2018): Faktor-Faktor Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Res Judicata, 1(1), 1. https://doi.org/10.29406/rj.v1i1.1035
Hukumonline.com (2008): Salah Vonis, Akibat Kesalahan Berjamaah Para Penegak Hukum, , retrieved from internet: https://www.hukumonline.com/berita/baca/hol20041/salah-vonis-akibatkesalahan-berjamaah-para-penegak-hukum/.
Katadata.co.id (2019): ICW: 79% Vonis Hukuman Pidana Korupsi Masih Ringan, retrieved December 23, 2019, from internet: https://katadata.co.id/berita/2019/04/28/icw-79-vonis-korupsi-masih-dalamkategori-ringan.
Probowati, Y. (1995): PUTUSAN HAKIM PADA PERKARA PIDANA: Kajian Psikologis. Tempo.co (1994): Babak Akhir Kasus Mrsinah, , retrieved from internet: https://majalah.tempo.co/read/1122/babak-akhir-kasus-marsinah.



